RAHASIA ALAM SEMESTA
Ketika kita berbicara tentang rahasia alam semesta, maka kita akan mendapati beberapa hal yang saling berhubungan, diantaranya adalah hubungan perputaran Alam Semesta melalui perputaran Tata Surya, perputaran partikel terkecil di alam semesta seperti partikel Atom, neutron dan elektron hingga, perputaran otak hingga mencapai titik akhir yang disebut sebagai titik Tuhan atau yang lebih dikenal dengan istilah "God Spot".
Untuk pembahasan yang pertama kita akan membahas tentang Rotasi Tata Surya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap benda yang bergerak di alam semesta melakukan perputaran sesuai dengan porosnya masing-masing. Bulan adalah satelit yang dimiliki oleh Bumi, dan diantara banyak planet, Bumi merupakan planet yang hanya memiliki 1 satelit, sedangkan dengan planet lain seperti Jupiter dan Saturnus yang memiliki lebih dari 1 satelit. Lebih jauh planet-planet yang ada di Tata Surya seperti Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Saturnus, Jupiter, Uranus, Neptunus, dan Pluto mereka semua berotasi mengitari Matahari.
Matahari yang merupakan salah satu bintang, bukanlah satu-satunya benda terbesar di alam semesta, masih banyak ternyata Bintang-bintang yang bentuknya bahkan jutaan kali lebih besar dari Matahari, namun jarak satu bintang kebintang lainnya bisa mencapai jarak jutaan cahaya, namun tahukah kita bahwa sekian banyaknya benda yang berterbangan di angkasa namun tidak ada satupun benda yang bertabrakan seakan-akan sudah ada kekuatan yang Maha Dahsyat yang mengatur semua hal tersebut.
Baru-baru ini, fakta membuktikan bahwa ternyata seluruh Bintang, Planet hingga satelit yang berbentuk Bulan berotasi kearah kiri, atau berlawanan dengan arah jarum jam, dan tidak dapat dipungkiri jika perputaran tersebut berputar kearah yang sebaliknya maka akan menimbulkan ketidak seimbangan di Tatanan Alam Semesta dan niscaya akan terjadi tabrakan antar planet hingga tabrakan antar Bintang, sungguh Maha Besar Allah dengan segala Firman Nya, karena semua tersebut ternyata telah dijelaskan dalam Al Qur'an.
Contoh kedua yang masih berkaitan dengan hal ini adalah lawan dari benda terbesar di Alam Semesta, yaitu Partikel atom yang terdiri dari Neutron dan Elektron, namun tahukah anda bahwa ternyata Elektron dan Neutron berputar mengitari atom melalui sebelah kiri atau kearah yang berlawanan dengan arah jarum jam, dan ketika terjadi kesalahan dalam perputaran tersebut maka yang terjadi adalah kesalahan dalam ilmu fisika yang menyebabkan pada perpecahan inti atom dan menghasilkan radiasi yang kuat seperti radiasi nuklir serta memiliki daya ledak serta hancur yang sangat luar biasa.
Contoh ketiga adalah otak manusia, dimana setelah dilakukan penelitian oleh para peneliti di seluruh dunia, kemudian ditemukan bahawa ternyata bagian-bagian di otak kita juga berputar mengitari titik inti "God Spot", dan kesemuanya berputar juga mengarah kearah kiri, yang mana hal tersebut berlawanan dengan arah jarum jam, dan coba bayangkan apa yang akan terjadi jika rotasi bagian-bagian otak tersebut berotasi kearah yang berlawanan, tentu saja akan terjadi tabrakan antar sel yang kemudian dalam ilmu kesehatan disebut sebagai Radikal Bebas dan merupakan asal muasal dari munculnya kanker di dalam tubuh kita.
Dan contoh terakhir bahkan terjadi ketika kita sedang melakukan ibadah, pada saat kita melakukan Thawwaf mengelilingi Ka'bah, sangat terlihat bagaimana Jama'ah Haji mengelilingi Ka'bah kearah kiri dan terus berputar sebanyak 7 kali, dan tentu saja jika ada yang melawan arus tersebut dan berusaha untuk berputar kearah kanan atau arah yang berlawanan, maka dia akan terseret arus dan bahkan lebih parah dia akan diinjak oleh para Jama'ah lainnya.
Begitulah sedikit contoh kekuasaan Allah SWT, dimana terkadang kita merasa sombong akan apa yang kita miliki saat ini hingga melupakan bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah SWT, semoga kita tergolong orang-orang yang bersyukur.
Semoga postingan ini dapat sedikit memberi manfaat bagi semuanya, dan apabila ada kata yang kurang berkenan maka mohon dimaafkan.
-------------------------------------------
Maulana Najmudin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar