Selasa, 29 Desember 2015

Hubungan Tokoh Sosialis-Komunis dalam sejarah Dunia



100 hubungan yang berpengaruh di dalam sejarah dunia

Tokoh Sosialis-Komunis
Karl Marx (1818-1883) – Friedrich Engels (1820-1895)
2 pria Jerman yan bertanggung jawab untuk mempromosikan system ekonomi yang mengakibatkan revolusi abad ke-20 yang kejam bertemu ketika keduanya masih muda di Prancis.

Karl Marx lahir di Trier, Jerman. Ia memperoleh gelar doctor di bidang sejarah dan filsafat, dan mengawali kariernya sebagai jurnalis di Cologne. Ia juga pernah menjadi penyunting untuk sebuah surat kabar radikal yang mendukung pandangan penganut paham Sosialisme, sebuah surat kabar yang akhirnya mendapat tekanan. Tahun 1844, Marx pergi ke Paris di mana ia membuat kontak dengan sekelompok penganut paham Sosialisme. Di sana ia bertemu dengan seorang Jerman muda yang juga mendukung pandangan-pandangan paham sosialisme yang radikal.

Friedrich Engels lahir di Bremen, Jerman. Ayahnya yang kaya memiliki sebuah pabrik tekstil dan sebidang perkebunan kapas di Inggris. Friedrich tidak mengecap bangku kuliah karena ia diharapkan akan memasuki bisnis keluarga. Akan tetapi, sementara ia mulai sendiri di banyak bidang, ia mulai kurang mempercayai system kapitalis yang membuat keluarganya berhasil. Ia lebih menerima sebuah sistem yang menganjurkan filosofi “berbagi kekayaan”.
Begitu Marx dan Engels bertemu, mereka menjadi akrab. Tak putus-putusnya mereka berbicara tentang hasrat mereka untuk sebuah dunia yang lebih baik dan perlunya mendidik rakyat tentang sifat dasar perbudakan yang mereka jalani dari segi ekonomi. Kolaborasi mereka yang pertama adalah beberapa artikel untuk sebuah buku yang disunting oleh Marx di Paris tahun 1844. Tahun berikutnya, Marx diusir dari kota tersebut karena kontribusinya bagi sebuah majalah radikal. Ia pindah ke Belgia, di mana ia menetap selama tiga tahun di negara tersebut, Engels langsung bergabung.
Tahun 1848, Marx dan Engels menghasilkan karya mereka yang paling terkenal, The Communist Manivesto. Diterbitkan dalam beberapa Bahasa dan mempunyai sirkulasi yang luas, majalah tersebut menggambarkan doktrin paham sosialisme modern, termasuk penghapusan hak-hak tanah milik dan warisan, dan kepemilikan negara atas sarana-sarana transportasi serta komunikasi.
Tahun 1848, kedua sahabat itu pergi ke Cologne, Jerman, di mana mereka melanjutkan kolaborasinya. Mereka mendirikan sebuah surat kabar politik yang revolusioner yang langsung mendapat tekanan, Marx diadili dengan tuduhan berkhianat, dan sekalipun ia kemudian dibebaskan dari hukuman, ia dipaksa meninggalkan Jerman.
Marx pindah ke London, Inggris, dimana ia menghabiskan sisa hidupnya. Ia terus belajar dan menulis untuk berbagai penerbitan. Sepanjang tahun-tahun ini, ia dan kekasihnya yang setia hidup papa. Sebagian besar hidupnya ditunjang oleh Engels dan sahabat-sahabat lain maupun sanak saudaranya. Engels menetap di Manchester di mana ia hidup makmur seorang pebisnis sambal mempromosikan komunisme.
Karya agung Marx yang terakhir adalah Das Kapital (1867), sebuah analisis mengenai kapitalisme ekonomi yang mendasar. Setelah kematian Marx tahun 1883, Engels terus menyunting tulisan-tulisan Marx yang belum diterbitkan dan menerbitkan karya-karyanya sendiri. Engels meninggal tahun 1895.
Mereka berdua adalah tokoh Komunis yang paling berpengaruh, dan dampaknya pada masyarakat bahkan masih dapat kita rasakan saat ini, bagaimana beberapa negara di Amerika Latin seperti Kuba, Venezuela juga Ekuador sangat menentang sistem Kapitalis yang selalu diagungkan oleh kaum Liberal di seluruh dunia. Namun dibalik hal itu tidak dapat dipungkiri pula bahwa dalam pelaksanaannya terjadi banyak kekejaman, kekerasan atau bahkan pembantaian yang terjadi di banyak negara komunis seperti di Tiongkok di bawah kepemimpinan Mao Ze Dong, atau Uni Soviet di bawah kepemimpinan Vladimir Lenin dan Leon Trotsky yang akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya.

Tokoh Revolusi Komunis di Rusia
Vladimir Lenin (1870-1924) – Leon Trotsky (1879-1940)
2 orang pria ini bertanggung jawab atas revolusi Komunis yang terjadi di Rusia, dan di samping itu, mereka berdua adalah orang-orang buangan dari tanah air mereka ketika mereka bertemu di London persis pada awal abad ke-20.

Vladimir Ilich Ulyanov adalah nama asli dari Lenin yang lahir pada tahun 1870 di Rusia. Ia menggunakan nama Lenin sejak tahun 1901. Sebuah tragedi yang telah merubah hidupnya adalah ketika kakak laki-lakinya dihukum mati oleh pemerintahan Tsar pada tahun 1888, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang Revolusioner. Ketika ia meraih gelar sarjana hokum tahun 1891, ia sudah menjadi pengikut paham Marxisme. Sesudah keterlibatannya dalam aktivitas-aktivitas subversive di Siberia selama dua tahun, ia dibuang ke bagian barat Eropa. Ketika Tsar Nicholas II digulingkan pada bulan Maret 1917. Lenin pergi ke Rusia atas usahanya sendiri, dan menjelang bulan Oktober, ia dan para pendukungnya sudah mengendalikan Revolusi. Di antara sekutu-sekutunya yang paling akrab adalah Leon Trotsky.

Lev Davidovich Bronstein lahir tahun 1879 di Ukraina, yang kemudian menjadi bagian Rusia. Tahun 1902, ia menggunakan nama Leon Trotsky. Ketika menjadi mahasiswa tahun 1896, ia mulai menerima pandangan paham sosialisme dan marxisme, dan tahun 1898 ia ditangkap karena terlibat aktivitas-aktivitas revolusioner. Ia tinggal di Siberia selama empat tahun, tetapi melarikan diri tahun 1902 dan berusaha sendiri pergi ke London di mana ia bergabung dengan lingkaran Komunis yang dipimpin oleh Lenin.
Lenin maupun Trotsky melihat revolusi Rusia sebagai sebuah momen yang memberi peluang besar untuk melahirkan komunisme berskala dunia. Trotsky sedang berada di New York ketika Tsar digulingkan. Ia kembali ke Rusia pada bulan Mei. Ia bergabung dengan faksi Komunis yang dipimpin oleh Lenin, dan pada bulan November, Trotsky sudah menjalankan peran sebagai pemimpin militer dalam Revolusi itu.
Lenin mengambil alih pemerintahan sebagai seorang dictator. Trotsky mengorganisasi Pasukan Merah yang baru, dan menjelang tahun 1920, ia memimpin pasukan tersebut meraih kemenangan atas Pasukan Putih anti-Komunis. Pada saat itu, Trotsky mulai berkonsentrasi untuk membenahi ekonomi Rusia. Perpecahan terjadi di Rusia antara mereka yang menginginkan negara Komunis baru yang mengizinkan lebih banyak partisipasi demokratis dan mereka yang ingin mempertahankan semua kekuasaan berada di tangan partai Komunis. Lenin sangat berkomitmen untuk menjalankan pemusatan otoritas. Trotsky cenderung menginginkan pendekatan yang lebih moderat, tetapi akhirnya ia berpihak kepada Lenin. Walaupun tidak selalu sependapat secara penuh, keduanya bekerja sama dengan akrab, terutama setelah kesehatan Lenin mulai merosot tahun 1922.

Sementara itu, ada seorang tokoh Komunis lain yang muncul sebagai pemimpin, yaitu Joseph Stalin. Sebelum meninggal tahun 1924, Lenin memperingatkan bahwa Trotsky dan Stalin akan berada di jalur yang bertentangan atau berbenturan. Dan ini terbukti dengan dengan Stalin memaksa Trotsky masuk ke pengasingan tahun 1928, dan mengendalikan negara Soviet yang baru di bentuk. Trotsky kemudian tidak tahan dengan tindakan yang dilakukan oleh Stalin, hingga ia memutuskan pindah ke Meksiko dimana ia menulis sejarah Revolusi dan membuat pengaduan bernada tajam berkaitan dengan pemerintahan Stalin, hingga pada tahun 1940, seorang polisi yang atas izin dan perintah dari Joseph Stalin telah membunuh Trotsky.
Dapatlah kemudian ditarik kesimpulan, bahwa Komunisme tidak sepenuhnya memahami paham Sosialisme, karena pada prakteknya Komunis justru hanya melahirkan pemimpin keras dan bertangan besi dengan gaya kepemimpinan Diktatorship, maka tidak salah jika beberapa dari mereka pun akan dimangsa oleh orang-orang yang sepemahaman dengan mereka, tidak sedikit dari mereka yang bahkan menjadi tokoh revolusi pada waktu mudanya dan ketika mereka berada di puncak mereka mulai dimusuhi dan sebagian bahkan terbunuh oleh bawahan mereka sendiri yang tidak suka dengan gaya kepemimpinan mereka atau dianggap mengancam stabilitas popularitas suatu tokoh masyarakat. Dan edisi komunis pada kesempatan kali ini akan diakhiri dengan hubungan salah satu revolusi Komunis China Mao Tse-tung dan Chou En-lai pada abad ke-20.

Komunisme di Asia Timur
Mao Tse-tung (1893-1976) – Chou En-lai (1898-1976)
Aliansi politik antara keduanya menghadirkan paham komunisme dan revolusi di China pada abad ke-20. 

Putra seorang Petani, Mao Tse-tung lahir di desa Shao Shan tahun 1893, tahun 1911, ia menjadi anggota pasukan revolusioner semasa pemberontakan melawan Dinasti Manchu. Tahun 1920, ia menjadi penganut paham Marxisme, dan tahun 1921 ia termasuk salah satu pendiri Partai Komunis China. Tahun 1927, pemimpin Partai Nasionalis China Kai-shek bersama para pendukungnya ke bagian tenggara China daratan.



Chou En-lai lahir dalam sebuah keluarga menengah atas di Huaian pada tahun 1898. Ia mendapat pendidikan di China, dan kemudian pergi ke Jepang dan Prancis. Ketika berada di Paris, ia terpengaruh oleh gagasan-gagasan Marxisme dan ia pun menjadi Komunis. Ia kembali ke China tahun 1920-an, dan pengikut Partai komunis terpecah tahun 1927, Chou bergabung dengan pendukung Mao.
Sejak awal hubungan mereka, Mao dan Chou bekerja sama dengan erat. Chou menggantikan Mao sebagai kepala departemen di Pasukan Merah tahun 1932, dan semasa perang saudara antara Nasionalis dan Komunis. Chou berperan sebagai ketua juru runding. Sekalipun perannya penting, penampilan Chou tetap dianggap nomer 2. Ketika Nasionalis memaksa Komunis untuk mengosongkan provinsi Kiangsi tahun 1934, adalah mao yang menjadi legenda instan di kalangan rakyat China untuk memimpin Pasukan Merah dalam Perjalanan Panjang Penuh rintangan, sejauh 9.600 kilometer menuju bagian utara China.
Mao dan Chou tidak terlibat perang China-Jepang (1937-1945), dan seusai perang dunia II, ketika pasukan Jepang diusir dari China, kedua pria itu sekali lagi memimpin Partai Komunis melawan Partai Nasionalis. Tahun 1949, pasukan-pasukan mao memaksa kaum Nasionalis pimpinan Chiang untuk lari ke pulau Taiwan; China kemudian menjadi negara Komunis.
Mao menjadi Ketua dari Republik Rakyat China yang baru tersebut; Chou menjadi menteri luar negeri dan juru bicara utama menyangkut kebijakan luar negeri. Ia mengunjungi banyak negara untuk menjalin hubungan yang stabil antara China dengan negara-negara lain. Sementara itu, Mao menjalankan kebijakan dalam negeri. Ia merencanakan Loncatan Besar ke depan pada tahun 1950-an, membuat rancangan untuuk meningkatkan produksi di bidang industry, dan Revolusi Budaya tahun 1960-an, sebuah program yang kontroversial dan menyingkirkan banyak pejabat partai serta menghancurkan banyak aspek budaya.
Tahun 1971, Chou merancang sebuah kunjungan rahasia ke Beijing oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger; ini membuka jalan bagi kunjungan Presiden Nixon ke China tahun 1972. Semasa kunjungan ini, Nixon bertemu dengan Mao dalam sejumlah pembicaraan rahasia, dan setiap hari ia mengadakan pertemuan dengan Chou. Kunjungan tersebut membuka pintu untuk hubungan-hubungan yang lebih baik antara Amerika Serikat dan China.
Chou En-lai meninggal dunia pada bulan Januari 1976. Sementara itu, Mao meninggal pada bulan September tahun yang sama. Bersama-sama, mereka mengubah wajah China pada pauh kedua abad ke-20.  


Senin, 28 Desember 2015

exploring the book of leading people Albert Einstein edition





Synopsis about this book:
The author said that the selection to determine those chosen people were really tight, it’s sourced by their experiences to influence any changes through our daily lives. And he explained that by reading this book we seem like learning their natures, behaviours, and also the path they choose to make them known by the whole world.
This book also provides us a new spirit to keep growing and to discover a lot of sciences for better future, this book began from Albert Einstein to Mother Teresa, from Thomas Alva Edison to James Watt, from Gerty Theresia Cori to Charles Dicken, and from Amadeus Mozart to Oskar Amulfo Romero.
Albert Einstein:
Peacefully Physics Scholars
On March, 1879 a couple Jewish from Wittenberg Castle in Ulm city, blessed by God by given a child, named by Albert, even they’re Jewish, but his family not really care about a religion, his father was a seller.
When he was 1-year-old, his sister named by Maria or Maja was born healthy in Munich, and in 5th, Albert’s talent was emerged, his result was never under 8, means it’s very good. However, even though Albert was a good player in playing music, but he had a problem on his social interaction, it’s proven by his lonely action such as to build a house from woods or mud.
The author said since Albert reached his 10th, his uniqueness emerged while he had a friend from medical student of college which is unbelievable for children on his ages. Meanwhile, Albert also finished in learning Euklid Geometry on his 10th, which the book was a holy book for Geometry, he’s really interested with Mathematics especially for the hardest one like Differential-Integral since his friends avoid those matters.
When he was 15 years old, he moved to Italy from Zurich caused by his father was collapsed, although he moved to Italy, but he wanted to study in Zurich Technology University, and he failed at the first test, but after a lot effort that he showed up, finally he reached into Zurich Technology University and took Physics science, afterwards his journey began since he found some close friends here such as Marcel Grosmann, a native Zurich, Switzerland, Mileva Maric and also Michele Angelo Besso, which his closest friend.
Albert’s path is not really different with a normal people until he reached his 25 of his age, and no one ever imagined his theories in several years later could explode the world of sciences in the entire universe, his writing motivated human being alternatively without afraid of hesitation, because Albert had successfully created new concepts in Natural Sciences.
A new concept to explore about Natural changes, the origin of natures, clearer than what already stated by Newton at the beginning, and this concept called by the theory of Relativity, furthermore, Albert also stated about the theory of Light which in his theory he refused many theories that had been brought by many old physicians.
The old generation of Physician believed that a light was an electromagnetic wave, and wave need a media to get their movement, all of space rocks and planets was actually don’t move or what they could by “Absolute Stand Still”, while they also stated that Space has an Ether, which all of Space rocks and Planets were swimming and involved on “Ether”, but the problem was emerged since there is something remains unanswered, “If we could be being stated swimming on that Ether, we could felt at least what “Ether” is, but in fact none from those Physicians could answer it.
But Albert began by something different, he brought new concept by stating that it’s really funny how people know there will be an absolute stand still since we know there was a car that relatively approaching us, even it’s not being driven but it doesn’t mean that car was stand still, because we believed that earth was rotated, and so do all of us, Albert stated that we don’t need Ether anymore, because in my theory there is no Absolute Stand Still.
In September 1905, Albert stated a conclusion by saying; “a mass of object is a measurement of its power, so it means that the constancy of a mass law is a part of the constancy of power”, and finally a formula for this theory founded which E = mc2”, and by this research finally a theory of Relativity had been done.
Einstein ended his contribution in the world of science with a worth inheritance such as the theory of relativity in 1909, and its continued by any other deeper researchers through this Theory, while Einstein himself continued on relativity application in every field of sciences, not only for Inertial System.
Shortly, lived about 16 months in Praha reappeared his idea to apply theory of relativity in every field of science, then he moved to explore a new theory called by a “gravity”. He felt it in 1907, then he continued his research on TGR (Theory of General Relativity), after many incidents and obstacles to finish this research, finally it’s finished perfectly in 1915.
Although Einstein had discovered many theories such as the theory of relativity and theory of general relativity, his name is yet being famous even just a little bit, and afterwards he prepared his new theory that will bring his name into top of the world,
It’s started when one of his theory about relativity are proven and revealed about the truth related to the deflection of light and those expeditions are initiated by British researcher, and fortunately, the deflection of light theory had been talked all over the world, even Netherland, and also Germany which still in war with England, also announced that news to the public, and in the united states of America one of the most famous newspaper The New York times also published the information about the deflection of light every day, and of course the inventor of this theory as usual being included to be notorious in front of public, and without accidentally Albert invited to talk in many TV stations, he asked to talk in many newspaper, his college attended by many people that curious about that theory, Albert Einstein as like the author said already changed the stereotype of common people whose hate him at the beginning.
However, he was a Jewish, even he wasn’t a Zionist, but the war forced him to leave Berlin in 1932 and he moved to the United States of America, since that day, the theory of General Relativity decreased slowly from the news, and he prepared his new theory which called by the theory of integrated area and he learnt about this theory till he died, but unfortunately he never satisfy with what he reached about that theory or even nobody could finish it well.
But Einstein not finish yet, he attempted a new theory about quantum, and his theory had really unbelievable compared to another quantum theory, and he finally published 2 of his quantum theories, which it’s brought him awarded by a Noble in 1922. But unfortunately he fought with many haters from other researchers that still unbelieve with his theory, that’s why Albert tried to finish a new matter with new concept called by the theory of Quantum Gas, he helped by Erwin Schroendinger and both revealed a new concept called by the new theory of mechanics, and this theory were called as the final solution for the theory of quantum wave, thus what Einstein also believed. Shortly, he can’t finish it since he fought with his own friend named Born argued about this theory, and finally to finish this debate Albert stated that The Theory of quantum Mechanics are still incomplete, and he himself couldn’t finish it, and this great debate finished in 1931.
Albert’s life is being unstable post-world war where he maneuverer into politics, he attacked the policy and concept of war and cursed and he wanted a peacefully life. In 1955, his close friend since he was a student of college, Michele Besso passed away, and he believed that after the death of his friend, means his death it’s also nearly appeared. And after writing a letter for his friend, Albert fallen unconsciousness and he passed away in April 18, 1955. Dr. Thomas E. Harvey autopsied Albert’s brain and put it in Weston, Missouri. And a day after his death he buried in Mother Mausoleum, Princeton. And once again, the world of Physics are lost his important person without finishing his last job. So questions are remaining till today..

Source: sihombing.H, Dwiyana. K, Buku Pintar, Tokoh Ternama, Pustaka Delapratasa, Jakarta, 2000